Senin, 30 Juli 2012

Restorasi Radio Tua Yaesu FT101



Saya mendapatkan radio tua ini Yaesu Ft101 dalam kondisi gambling , ya tidak tau kondisinya hidup atau mati. Segera saya buka Services User Manual Yausu FT101, saya lihat pada bagian catu daya terlebih dahulu, saya cek sekering dalam kondisi aman, saya periksa trafo tegangan masih utuh, saya ukur dengan V-meter , masih baik kondisi trafo nya.Masalah utama yaitu tidak ada Kabel AC cord untuk mencoba mensupply tegangan AC ke radio ini. Ada disitus eBay Cable AC cord ini jika dikalkulasi harganya cukup mahal sampai di indonesia, sekitar 600rb an, tidak menyerah saya buka Services manual, saya pelajari di bagian catu daya, ada kombinasi di kaki-kaki jack konektor radio ini, segera saya cari jack yang biasa dipakai lampu motor, saya beli bebebrapa buah, melihat skema di buku manual, saya dapat kombinasi kaki 2 dan 4 untuk input AC , sedangkan ada beberapa kaki yg dihubungkan yaitu : 1 dan 8, 9 dan 11. Setelah jemper dihunungkan , kabel AC segera saya colok ke PLN, dengan deg..deg an..saya ON kan saklar power di radio ...Taarrraaa...lampu panel depan menyala ..tidak ada audio yg keluar ...saklar Heater saya ON kan ...Duarr..tiba2 ada suara ledakan cukup kuat terdengar disertai bau hangus yang khas ...segera saya OFF kan kedua saklar Power dan Heater.

Posisi kaki-kaki di AC Cord Cable

Segera saya buka cover atas, bawah, box utama jg saya lepas, saya periksa secara visual, karena terdengar ledakan pasti meninggalkan jejak residu ...benar ada kapasitor Elco yang amburadul ...juga terlihat Resistor yang hangus di blok Final tube.

Kapasitor Elco yang baru dan Resistor
 Segera saya ganti kapasitor Elco yang rusak tadi, juga resistor 100ohm yang hangus terbakar, saya periksa lagi secara visual mungkin ada lagi komponen yang terbakar, setelah yakin dan pasti bahwa tidak ada komponen yang rusak lagi , saya ON kan Saklar power .....wuuzzzz...terdengar suara halus dari spekaer, saya biarkan radio kondisi ON sekitar satu jam, setelah yakin radio sudah hangat, saya ON kan saklar Heater, terlihat filament Tube 6JS6 dan Filament tube driver 12BY7A menyala terang, kemudian saya ukur tegangan Grid-2 di Tube 6JS6, terbaca 186VDC, saya periksa tegangan Grid-1, terbaca -0,62V, diPlate tegangan sekitar 600-800Vdc.

Kemudian saya pindahkan saklar Band ke 40m, putar Knop Preselector, mencari desis/noise tertinggi, tidak terdengar noise, saya pindah Band ke 80m, kondisi sama juga, saya periksa semua band , kondisi sama, waduuhh...kok smua band mati, saya periksa blok X-tal, semua terpasang lengkap, saklar Band saya kembalikan ke posisi di 40m

Semua X-tal komplit terpasang

Kembali di Band 40m, saya putar2 kembali Knop Preselector , terdengat noise yang keras , tapi tidak tepat di band 40m, saya dial knop VFO, mencari di Frekuensi yang tidak pernah sepi di 7.070Mhz, akhirnya terdengar suara bebek...harus zerobeat...akhirnya terdengar suara SSB yang cukup baik , saya menitor beberapa rekan sedang QSO ada om Dar-YC2DOX, saya lakukan proses Tune ...Wow ..luar biasa power yang dihasilkan radio ini, 150watt...segera saya masuk ke frekuensi 7.070Mhz...Victor Papa...diterima rekan dari jawa tengah, report 5/9+10db, setelah QSO saling memberi report, saya sudahi QSO karena Blower tidak bekerja, Blok Final terasa hawa sangat panas.
Tube Final 2x6JS6 yang masih bagus performance bisa 150watt.

Saya periksa blok Blower, ada tegangan 89VAC dikonektornya tapi kenapa kipas tidak bekerja ? Saya cabut kaki konektor dari blower, ternyata kaki dan konektor tidak sama, segera saya pindahkan kaki-kaki sesuai jalurnya, dan hasilnya ...Brruuurr..kipas berfungsi kembali, saya pasang kembali blower ke posisinya, cukup lega sehingga panas yang dihasilkan Tube Final 6JS6 bisa dibuang keluar.

Dilakukan pemeriksaan pada Band lain, sepertinya radio ini bekas dipakai oleh Perusahaan /jawatan sehingga hanya dipakai satu Band saja yaitu 40m, sedangkan Band lain dikunci/ tidak digunakan, setelah yakin hanya band 40m saja yang bekerja, band lain dikunci, maka saya segera periksa dimanual services, untuk proses tune pembukaan band lainnya, ternyata cukup rumit dan harus ekstra hati2 karena semua Ferrit sudah rapuh karena faktor usia. Maka saya tunda dulu untuk mengaktifkan band lainnya, biarkan saja hanya monoband di 40m.


Blok Audio Sebelum diganti semua Elco dan Milar (kanan) dan Blok Regulator setelah diganti Elco (kiri)


Kemudian saya periksa Modul Regulator, Audio dan modul lainnya, dapat disimpulkan bahwa semua Kapasitor baik Elco atau Milar sudah sangat tua dan banyak yang rusak, terutama Elco di regulator terlihat sudah kering. Saya mengganti semua kapasitor Elco dan Milar di Blok Audio dan Regulator.


Blok Audio setelah semua kapasitor Elco dan milar diganti baru.

Setelah mengganti semua komponen yang sudah tua, semua blok modul dipasang kembali ke tempatnya dan radio dihidupkan lagi, terdengat audio lebih bening, Weekend minggu depan progres mengaktifkan kembali semua band yang terkunci.

Semua Modul dipasang kembali dan radio tua ini siap OnAir.
Radio Tua Yaesu FT 101 siap mengudara kembali ...CQ.CQ.CQ de YC0MVP 

4 komentar:

  1. Saya juga pengin kayak ginian mas.....meski bukan pemain radio amatir saya tetep butuh radio untuk monitor....ada info lagikah bangkai2 kayak gini?

    BalasHapus
  2. biasanya saya cari bangkai radio bginian ke pasar loak om, kalo lg beruntung ya dapat kalo lagi apeess ya..ndak dapat apa2 ..he..he..

    trima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

    salam,
    de YC0MVP

    BalasHapus
  3. mantap om andy, kalau saya demen jadoelnya ituloh heheheheh

    BalasHapus
  4. Waaaoh... kalo bisa di "lembiru" ke Pulogadung, alangkah indahnya hidup ini? ... berharap.com .... hahahaha..

    BalasHapus