Minggu, 04 November 2018

Station JOTA Kwarcab Kab.Bogor YC1ZOF

Jambore On The Air (JOTA) Oktober 2018 saya berpartisipasi memberikan materi Pengenalan Komunikasi  Satelit LAPAN/A2 ORARI IO86 di Station JOTA Kwartir Cabang/Kwarcab  Kab.Bogor YC1ZOF.

Peserta Pramuka yang mengikuti materi Pengenalan Komunikasi  Satelit LAPAN/A2 ORARI IO86 di Station JOTA Kwartir Cabang/Kwarcab  Kab.Bogor YC1ZOF sebanyak 226 orang.

Selesai memberikan materi Pengenalan Komunikasi  Satelit LAPAN/A2 ORARI IO86 di Station JOTA Kwartir Cabang/Kwarcab  Kab.Bogor YC1ZOF dilakukan Praktek berJOTA melalui Komunikasi  Satelit LAPAN/A2 ORARI IO86.






Station JOTA YB0S KWARNAS

Jambore On The Air (JOTA) Oktober 2018 saya mengikuti sebagai Operator HF dan Komunikasi Satelit LAPAN/A2 ORARI IO86 di Station JOTA Kwartir Nasional Gerakan Pramuka/KWARNAS di Cibubur , Jakarta Timur.




Team YE0HQ IARU HF Contest 2017

Mengikuti kontes tingkat dunia, seperti IARU HF Contest 2017 menjadi kebanggan tersendiri. Team IARU HF Contest 2017 dari ORARI Pusat dengan Callsign YE0HQ mengikuti event tersebut.






Arduino CW Beacon

Setelah laaammaa tidak melakukan eksperimen, kembali diawal bulan Nopember 2018 saya mencoba melakukan eksperimen yaitu: membuat Beacon CW dengan Arduino UNO.

Setelah sked code arduino beaconnya .. maka langsung dicoba dan BERHASIL dengan menancapkan LED merah pada out no.13 (+) dan GRD(-) di blok Arduino UNO, terlihat LED berkedip sesuai Tone CW yang diprogram.

Aplikasi Beacon CW ini bisa untuk Beacon ARDF, Beacon Slalom Test dan untuk pengembangan bisa untuk muatan CUBESAT/satelit mini dengan menambahkan RF Modul di Frek 433MHZ (eksperimen berikutnya)



Jumat, 31 Agustus 2018

Emergency Communication for Lombok via Sat IO-86 / LAPAN A2 - ORARI





Emergency Communication for Lombok via Sat IO-86 / LAPAN A2 - ORARI 
YB∅Z dengan YD2FTC/9 Lombok Island
Pass 29082018
Start time 1242 UTC
Duration 14,1 min
Max elev 62,9°
Grid loc OI51uu
video direkam oleh OM Adil-YD3HNL Trenggalek Jawa Timur

Kamis, 21 Januari 2016

Monitor SO-50 (SaudiSAT)

SAUDISAT-1c (S0-50)
Satelit SO - 50 membawa beberapa eksperimen , termasuk mode J FM, eksperimen repeater amatir yang beroperasi pada frekuensi 145,850 MHz uplink dan downlink 436,800 MHz . Repeater ini disediakan untuk amatir di seluruh dunia, dan sebagai pembatas pemakaiannya , maka satelit ini menggunakan tone 67,0 Hertz pada uplink . SO - 50 juga memiliki timer 10 menit yang harus diaktifkan sebelum digunakan . Cukup transmit selama 2 detik dengan tone 74,4 untuk mengaktifkan timernya .

Repeater terdiri dari miniature penerima VHF dengan sensitivitas -124dBm , memiliki bandwidth IF sekitar 15 KHz . Antena penerima adalah 1/4 gelombang,  dipasang secara vertikal di sudut atas satelit tersebut . Audio yang diterima akan difilter dan dikondisikan kemudian masuk dalam kontrol elektronik utama  sebelum  dipemancarkan melalui transmiter UHF, 250mW . Antena downlink adalah 1/4 gelombang yang dipasang di sudut bawah satelit dengan kemiringan  45 derajat.

uplink :
    145,850 MHz ( 67,0 Hz PL Tone )
downlink :
    436,800 MHz
Fitur:
    FM Repeater
    Percobaan lain : Unknown
/

Pengenalan Komunikasi Menggunakan Satelit - JOTA JOTI 2015, Cibubur

Dalam giat JOTA-JOTI Internasional tahun 2015 di Cibubur, om Andy Sitaniapessy, YC0MVP, seorang penggiat Amateur Satellite dari AMSAT-ID berpartisipasi memberikan presentasi pengenalan komunikasi satelit.
Komunikasi satelit Amateur Radio merupakan kegiatan yang terhitung masih baru dan belum banyak digeluti oleh anggota ORARI sampai saat ini. Presentasi AMSAT-ID dalam giat JOTA-JOTI 2015 yang berlangsung dari tanggal 16 hingga 18 Oktober di bumi perkemahan Cibubur tersebut bertujuan mensosialisasikan AMSAT kepada adik-adik PRAMUKA tentang kemajuan teknologi komunikasi yang ada pada ORARI.

Minggu, 15 November 2015

Merakit M2 Antenna


Diawal bulan November 2015 saya berkesempatan merakit antena builtup milik OM Hakim-YB0AN , antena yang konon harganya cukup mahal dan ini masih di import dari negara sebelah.

Untuk antena M2 pertama yang saya rakit adalah VHF , setelah selesai dirakit dialukan tune untuk mencari resonansi agar didapat SWR terendah dengan menggeser plat alumunium di gamma-match.




Sedangkan untuk antena M2 yang kedua saya merakit UHF ,setelah dirakit ditune didapat SWR yg cukup rendah 1,7:1



Sabtu, 04 Juli 2015

Amateur Satelite - AMSAT

Bertempat di eks Markas Besar Angkatan Udara (MBAU) Pancoran Jakarta Selatan, Jakarta Amatir Radio Fair (JARF) digelar dari tanggal 13-14 July 2015.




Saya dan beberapa rekans yang tergabung dalam Komunitas Amatir Radio Kramatjati (KARK-Eks Lokal Kramatjati) mendirikan stand AMSAT di acara JARF 2015. Dengan difasilitasi oleh eks.Presiden AMSAT-ID , OM Hakim Satar - YB0AN, beliau mensupport smua peralatan untuk demo Komunikasi Radio via Satelite. Peralatan yang disediakn oleh OM Hakim antara lain :
- Antena Crossband (VHF-UHF) lengkap dengan trimpot memudahkan rotary antena
- Radio Yaesu FT 847 (HF-VHF-UHF) untuk komunikasi Satelite

- Radio Icom 7200 untuk komunikasi digital



Pada hari pertama tidak sempat memonitor satelite amatir yang melintas dikarena sudah diluar jam lintasan, dengan bantuan software Orbitron yang sedehana, dijadwalkan besok pagi akan dipantau lagi lintasan satelite yang melintas wilayah indonesia, ada satu satelite yang melintas AO-7 milik Saudi, waktunya jam 7.30-7.45 wib pagi hari.




Pada hari ke dua JARF 2015, kami datang lebih pagi ...jam 7 pagi sudah standby di lokasi , segera kami melakukan smua persiapan, antena diarahkan ke utara, radio diset...ready..CQ..satelite..CQ satelite