Sabtu, 07 Juli 2012

Mengangkat Harta Karun Radio YAESU FT 101

Awal juli 2012 , saya mendapat kabar dari rekan amatir di daerah Grogol jakarta barat, ada radio tua yg lama tersimpan dengan semangat 45 maka saya segera saya meluncur ke TKP.

Sampai di lokasi, segera saya tanyakan dimana radio itu disimpan, maka dengan antusias kami membuka sebuah lemari tua dimana didalamnya tersimpan sebuah radio legendaris Yaesu FT-101, radio dikeluarkan dari dalam lemari, secara fisik radio ini sudah berkarat disemua body nya, berharap-harap cemas saya segera membuka kardus pembungkus radio tersebut.


Radio Yaesu FT 101 yang ditemukan tersimpan di lemari tua

Secara visual saya melihat dengan sedih ...ternyata radio ini menurut cerita yang empunya radio ini korban banjir jakarta tahun 2006 yang lalu dimana hampir sebagian besar wilayah jakarta terendam banjir, termasuk Radio tua ini juga menjadi korban banjir tersebut, saya buka cover penutup atas, wah ...saya kaget ...isinya bukan komponen yang masih utuh lagi tetapi komponen modul-modul yang disertai endapan lumpur ...sedih saya melihatnya...saya perhatikan bagian per bagian, trafo tegangan sudah tidak karuan bentuknya...dibalut lumpur, cover depan masih cukup bagus, semua body bagian dalam berkarat perah sekali, rotary dial VFO masih bisa berputar, Varco tune di blok final masih cukup baik, blok Preselector masih berfungsi cukup baik, S-Meter masih bagus , Meter VFO masih baik, yang cukup menggembirakan Blok DC-DC converter masih bagus fisiknya, termasuk juga FAN yang di eBay cukup mahal harganya, masih terlihat baik, termasuk connectornya.

Bagian dalam Radio Yaesu FT 101 - penuh lumpur dan karat



Kemudian saya lihat sisi belakang radio, saya buka cover tutup bagian bawah, terlihat endapan lumpur  memenuhi smua blok modul. Saya lihat bagian blok Driver, terlihat masih ada tube driver 12BY7A - Toshiba, saya periksa blok Final, tube final 2x6JS6 sudah tidak ada, tapi komponen masih lengkap disitu termasuk variable, relay, RFC.


Setelah puas melihat fisik radio, akhirnya radio saya angkut bawa pulang kerumah, sampai dirumah saya bersihkan semua lumpur yang mengendap, setelah dibersihkan maka terlihat tampilan sudah rapi dan cukup bersih, semua boady luar dalam dipenuhi karat, karena saya merupakan penggemar radio tua ini maka setelah disemprot cleaner pembersih karat, radio tua ini saya simpan saja sebagai pajangan di Hamshack, setiap sore pulang aktifitas, sambil minum kupi item, memonitor Nusantara Net menggunakan saudara nya Yaesu FT-901DM, saya memandangi radio FT-101 yang telah saya temukan dalam endapan lumpur sisa banjir jakarta .


Yaesu FT101 Setelah dibersihkan tampilan lebih segar di Hamshack

1 komentar:

  1. mantap sekali radionya bos, saya punya 101Z masih tersimpan tempat teman. informasi dari teman tersebut katanya salah satu tabungnya jebol, satunya lagi masih bagus. punya info jual tabung painalnya ya mas????
    trim infonya, yd7tuu otap.

    BalasHapus