Postingan

Amateur Satelite - AMSAT

Gambar
Bertempat di eks Markas Besar Angkatan Udara (MBAU) Pancoran Jakarta Selatan, Jakarta Amatir Radio Fair (JARF) digelar dari tanggal 13-14 July 2015. Saya dan beberapa rekans yang tergabung dalam Komunitas Amatir Radio Kramatjati (KARK-Eks Lokal Kramatjati) mendirikan stand AMSAT di acara JARF 2015. Dengan difasilitasi oleh eks.Presiden AMSAT-ID , OM Hakim Satar - YB0AN, beliau mensupport smua peralatan untuk demo Komunikasi Radio via Satelite. Peralatan yang disediakn oleh OM Hakim antara lain : - Antena Crossband (VHF-UHF) lengkap dengan trimpot memudahkan rotary antena - Radio Yaesu FT 847 (HF-VHF-UHF) untuk komunikasi Satelite - Radio Icom 7200 untuk komunikasi digital Pada hari pertama tidak sempat memonitor satelite amatir yang melintas dikarena sudah diluar jam lintasan, dengan bantuan software Orbitron yang sedehana, dijadwalkan besok pagi akan dipantau lagi lintasan satelite yang melintas wilayah indonesia, ada satu satelite yang melintas AO-7 milik Saudi, wak...

Tentang Ground

GROUNDING Karena didunia radio , grounding itu ( menurut tujuan / fungsi nya ) bisa dibagi menjadi 2 kelompok , meskipun kedua duanya sama2 berkaitan dengan ground / arde / pentanahan : 01 .RF GROUNDING Grounding yang ditujukan untuk “memperlancar” / memperbaiki rambatan ( penerimaan / pancaran / distribusi ) signal RF / gelombang radio , kita kelompokkan kedalam bahasan RF grounding. Untuk RF grounding disini tidak hanya hal2 yang menyangkut grounding yg sebenarnya ( yang terhubung secara langsung melalui penghantar , kedalam tanah ) namun grounding tiruan / artificial grounding / counterpoise dsm yang tidak terhubung secara langsung ketanah juga termasuk didalamnya. Meski penghantar2 berbentuk radial ( maupun jala2 / kisi2 / grid ) disini tidak dihubungkan ke arde , tetapi bagi gelombang RF itu sudah cukup bisa “menjembatani” kelancaran dan memperbaiki rambatan RF “terhadap” / yang melalui tanah. 02 .DC GROUNDING Kelompok kedua adalah DC grounding. DC grounding selalu ...

Ngoprek Radio Perang

Gambar
Sambil ngabuburit mengisi waktu, saya mendapatkan rongsokan 2 unit Radio perang jenis manpack Racal PRM-4021 dari teman Amatir Radio , yang kondisinya MATI total, body box radio sudah lecet sana sini saya repaint lagi dengan cat green army, knop chanel untuk dial frekuensi satu knop hilang ...yang lainnya masih cukup baik kondisinya. Cover box alumunium penutup blok Synteziser dan blok Transceiver saya buka terlihat smua parts masih terlihat utuh, Blok Power Amp saja terlihat TR Final sudah pernah diganti tidak original dari Racal (aslinya pakai AR711548) pushpull yang ada dipkai yaitu 2SC2395 Thosiba, power tetap sama hanya 20watt saja pada posisi High dan low 5watt saja. Segera saya lakukan cek smua jalur PCB, cek tegangan... ternyata ada tegangan tidak normal pada IC regulator ML18, tegangan droop smp 7,6V saja, harusnya normal operasi adalah 8volt. Saya segera cabut IC regulator ini, karena tidak ada lg komponen jenis ini dipasaran saya ganti dengan IC regulator biasa saja IC...

Antena MiniDipole monoband 40m/7MHz

Gambar
Minggu akhir Juni menjelang memasuki bulan Ramadhan 1435H, saya bersama om Jeff-YC0LOU melakukan eksperimen antena dipole yang dibuat mini/short dengan center loading yaitu Mini Dipole di band 40m/ 7MHz. Skema design antena ini banyak di internet dengan keyword budipole,shortdipole di mesin pencari google.com, maka akan dijumpai banyak sekali design dari tipe antena ini. Hasil eksperiemen antena MiniDipole ini cukup memuaskan dengan SWR rendah rentang frekuesi dari 6.950MHz sampai 7.050MHz, cukup lebar ya. Antena posisi 6m dari grounded ( tanah) dengan hasil QSO dengan rekan2 dari jawa tengah, jawa timur, Lampung, jawa barat.

CQ-WW 2013 - Winner

Gambar

CQ-WPX 2013 - Winner

Gambar

Monoband Vertical 3/8Lamdha for 7MHz(40m)

Gambar
Menjelang acara Hamfest di Cimahi bulan April 2014, Om Jefry-YC0LOU berencana untuk mendirikan stasiun QRP disana dengan antena Vertikal monoband di band 40m, maka saya membuka kitab2 tentang Antena Vertikal, maka dapat satu artikel yang saya ambil dari salah satu kitab antena : Low-Band DXing- Antenna ,Equipment and Technicque for DXmen on 160,80 and 40m by om John Devoldere-ON4UN. Pada halaman 9-25. Point 2.2.10.Should the vertical be a quarter-wave Fig.9-31-A.3/8-lamdha, yang aslinya pada artikel tsb dijelaskan untuk band 80m, maka saya lakukan perhitungan teoritis untuk band 40m, hasilnya sebagai berikut : 1).Mencari panjang gelombang teoritis ( λ = lambdha) dengan rumus : Lambdha=C/Frek lambdha = 300 / 7.075MHz lambhda = 42,40m 2). Panjang radial antena 1/8 dihitung : 1/8 Lambdha = 1/8x 42,40m                      = 5,3m 3). Panjang antena vertical  3/8 dihitung : 3/8 Lambdha = 3/8x 42,40m = 0,375...